Kontroversi Penggunaan Bambu Sebagai Tiang Bendera Peserta Asian Games 2018

Suasana Asian Games di Indonesia, terutama di dua kota tempat acara tersebut diselenggarakan, sudah mulai kental terasa. Venue dan infrastruktur pendukung acara telah menuju rampung dibenahi dan siap untuk digunakan.

Termasuk Jakarta, di beberapa sudut ibukota tampak bendera-bendera dari 45 negara peserta Asian Games dikibarkan sebagai sambutan hangat menuju pesta olahraga bangsa-bangsa se-Asia. Seperti yang terlihat di daerah pluit dan sebagian di kawasan Kali Besar.

Meski begitu, ada hal yang menjadi perbincangan para netizen mengenai penggunaan bambu sebagai tiang bendera-bendera tersebut.

Seperti yang diungkapkan warganet, mereka bukan mengkritik penggunaan bambunya namun seharusnya kualitas bambu yang digunakan bisa lebih baik atau setidaknya dipasang tegal lurus agar lebih enak dipandang.

tiang bambu asian games 2018

Selain itu, beberapa bendera juga sudah terlihat robek dan usang. Dikhawatirkan hal semacam ini akan mempermalukan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games edisi ke-18.

Di lain kesempatan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono sempat diwawancari perihal kebijakan Gubernur Jakarta yang memutuskan untuk menggunakan bilah bambu sebagai tiang bendera.

Menurutnya, Indonesia bukan negara pertama yang menggunakan bambu sebagai tiang bendera, bahkan negara seperti Jepang juga melakukan hal yang sama. Namun, Basuki mengatakan, beliau tidak yakin jika penggunaannya untuk acara kaliber internasional seperti Asian Games.

Sebelumnya, bendera-bendera ini sempat dicopot oleh petugas dari Kecamatan Penjaringan, namun menurut Muhammad Andri yang bertugas sebagai camat di wilayah tersebut, pencopotan bendera-bendera di sepanjang jalan tersebut telah membuat warga keberatan dan kecewa.

Di tempat lain, Gubernur Jakarta, Anies Baswedan juga memerintahkan bendera tersebut untuk dipasang kembali melalui sebuah memo yang dilayangkan pada walikota Jakarta Utara, Syamsudin Lologau.

Dalam memo-nya Anies mengungkapkan jika instruksi pemasangan kembali bendera peserta Asian Games ini adalah untuk menghargai inisiatif warga setempat yang sama-sama ingin mendukung dan memeriahkan ajang multi-olahraga 4 tahunan ini. Sudah sepatutnya niat baik warga tidak direndahkan.

Beberapa kebijakan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta memang sempat menjadi sorotan warganet, sebelumnya keputusan Anies untuk menutup Kali Item menggunakan waring dan penghilang bau juga mendapat kritik pedas bahkan masuk ke media internasional.